semua hening, pestapun telah usai, dia termenung di ruangan sunyi sepi, tepatny di ruangan tengah rumahny. semua terasa hening karena suasana ruangan tak lengkap, tak ada satu orang yang meleng kapi.
"tok tok tok", suara pint depan berbunyi, dia menghampiri pintu depan, lalu ia bertanya "siapa diluar?", someone menjawab "ini aku pulang.". dengan merasa tegang ia pelan-pelan memegang telinga pintu itu, ia putar, dan menariknya. tak ia sangka, sekarang didepanny tengah berdiri seorang laki-laki yang begitu ia sayangi, yang seslalu ia hrapkn sebagi pelengkap di meja makan saat makan bersama (keluarga).
laki-laki itu bergiri tegak, dan melemparkan senyuman tulus di mukany, seaka tiada beban yang membawanya datang ke depan puntu itu. tak lama laki-laki itu meminta masuk ke rumah, dia ingin bertemu keluarganya, lalu dia (wanita yang mendengarkan cerita dalam alunan musik) tersenyum, menarik tangan laki-laki itu, dan bergegas masuk dengan berteriak "maaaa paaaa kk pulang" (ku ga tau, mungkin dengan suara yang bergetar menahan tangis, sedih akan harmoni indahny akhir penantian kedatangan kkny, atau kah dengan suara yang bertenaga seakan penuh semangat, ku ga tau). ibu, ayah, dan adik-adikny datang, menyambut laki-laki itu.
suasana di rumah pun hangat dengan kedatanganny, dia (wanita) makan bersama, mereka berbincang-bincang, si kk pun mmbhas kehidupanny disana untuk membuat suasana hangat. perbincanganpun semakin mencair, hangat, dan indah, di temani santapan-santapan yang di hidangkan, wanita itu merasa senang karena sebagian santapan di meja makan adalah masakanny, dan si kk menyukai masakan itu.
namun perbincangan semakin serius,dan akhirny si kk mebicarakan tujuanny pulang. dia pulang di karenakan tugas tuk memenuhi sunnah dari NYA, yaitu menikah.
setelah itu ku ga tau pa kah laki-laki itu kembali pergi atau kah tetap bersama keluargany, begitu pula istriny, semua hanya imajinasi.
namun yang ku tau, ku meneruskan cerita yang di aluni alunan musik, yang semoga akan membawanya hanyut dalam cerita.
ceritaku selanjutnya, mengajakny membuat sebuah kenangan dalam cerita tersebut. membuat kenangan dengan kkny sebulum kkny menikah.
Selasa, 14 Mei 2013
Jumat, 10 Mei 2013
Cerita + Lagu = Kenangan #1 (come on all to she memory n_n)
Tidak tau berapa jam yang kumiliki buatnya, tapi ku harap itu cukup (iya kah cukup? ku kira semua omongan mu tu bualan!), tak tersirat sedikit pun akan kesalahnku seblumny sehinga kulakukan pemberian suatu cerita dengan di aluni lagu-lagu intstrument.
Cerita di mulai seiring dengan di putarnya lagu-lagu tersebut, menurutku terasa konyol seperti orang bodoh yang bercerita tanpa tau perasaanny (jngan munaf lah kmu jga tersirat dalam alunan cerita dan lgu toh? "iya iya --"). ku tau perasaannya terhadapku tu udah pudar, tapi ku coba.
Awalnya ku coba dengan menyuruhnya mendengarkan sebuah lagu-lagu instrumental tradisional modern. ku kira dia ga baklan menggubris sseperti kebanyakan orang yang berkata, "lagu apaan?", "ga ngerti lagu apaan", tapi dia wow, ternyata suka, ku tau dia berjiwa seni (iya seni tau ku juga tapi kmu selalu menyembunyikan ucapan tu, ucapan yang berempati akan kehidupannya dengan seni, ngerti? :p).
Setelah ku putar beberapa lagu buatny, ku coba mulai membuat kenangan, ku coba membawa orang-orang yang ia syang satu orang, trus dua, trus tiga, blum cukup kah? ku ajak beribu-ribu orang yang ia sayang. semuanya ada disana di dalam alunan musik dan cerita.
| lihat pada datang kan? ^_^ |
Langganan:
Postingan (Atom)